Hijrah pikiran, perasaan atau sikap?
Hijrah merupakan proses yang mengiringi sepanjang hidup perjalanan manusia yang melibatkan pergolakan spiritual, patokan hijrah seseorang tidak dilihat dari panjang jilbabnya sebab terlalu remeh jika menyetarakan kesalehan dengan selembar kain tipis di kepala. Perempuan harus dilihat dari sisi lain yang ia miliki, intelektual misalnya. konsepsi yang mengatakan bahwa perempuan lebih meninggikan rasa di banding rasio menurut perspektif saya perlu untuk ditelaah kembali.
Terlepas dari indentitas yang melekat akan dirinya, perempuan harus diberikan hak-haknya secara inklusif. Kebebasan memilih, hak atas otoritas tubuhnya dan juga hak akan pendidikan. Stigma budaya konservatif, primitif yang melekat pada perempuan perlu di tanggalkan. Setiap _nafs_ (jiwa) memiliki independensi sendiri. Manusia diciptakan berbeda mereka bebas menentukan akan seperti apa dan menjadi apa, dan itu absolut.
.jpeg)

Komentar
Posting Komentar