Orgasme Bukan Hanya Urusan Kelamin
Bab ke-4 di buku ini mengingatkan saya dengan halaman-halaman buku the Tao of Islam yang menjelaskan tentang penyatuan kosmos dan mikrokosmos, pena dan kertas, bumi dan hujan dan pelbagai istilah lainnya.
bagi perempuan khususnya penerimaan terhadap tubuh kerap kali jadi hal yang sulit dilakukan, bukan hanya karena standar tubuh ideal yang sudah jadi konsumsi publik tapi juga standar normatif moral yang jadi penghalang perempuan mengetahui ketubuhannya.
pengetahuan tentang titik-titik sensitifitas tubuh, fungsi dan perlakuannya adalah jalan untuk terhubung ke tubuhmu sendiri sebelum terhubung dengan orang lain.
ketika setiap individu sudah berdamai dengan kondisi ketubuhannya dan _awere_ dengan tubuh, pikiran, dan jiwa. Maka ia akan siap menerima "kebersamaan" dengan orang lain.
Setiap tubuh punya rutenya sendiri, sebelum orang lain menelusuri rute itu tentunya kita sebagai pemilik yang harus tahu terlebih dahulu.
.jpeg)

Komentar
Posting Komentar