Puisi: Afirmasi Rasa

Afirmasi rasa

Rindu adalah absurditas yang membawaku menuju imaji yang tak berkesudahan akanmu
Menjadi sangat bising bahkan ketika aku menenggelamkan diriku dalam rutinitas semu yang kujalani agar mampu sekejap melupamu.

Gelak tawa yang terdengar ramai melingkupi tak lantas mecipta lengkung di sudut bibirku, aneh
Bagaimana mungkin seseorang tertawa saat situasi tidak menuntunnya untuk bergembira, yah seperti inilah aku nyatanya.

Andai saja angin dapat mendekapmu dan membawa kecupanmu padaku,namun
Itu berarti aku berhak mencemburui sang angin
dan aku akan malu karena telah memintanya melakukan itu.

Kekasih, tidakkah kau dengar gemuruh di dadaku bising sekali. Suaranya bahkan bisa terdengar sampai imaji. Aku tidak meminta banyak, cukup sepuluh menit di penghujung harimu untuk sekadar berkata ; "selamat malam kekasih, gemuruh rindumu telah sampai dan akan kubawa menuju mimpi untuk mengecupmu"
.
rant,August 2020



Komentar

Postingan Populer