"Mask Girl": Problema Standar Kecantikan

Mask Girl adalah drama Korea yang baru saja selesai dengan 7 episode. menceritakan seorang perempuan bernama Kim Mo Mi yang mengalami kisah tragis sepanjang hidupnya, banyak penonton yang geram karena sampai akhir episode tokoh utama perempuan dalam drama ini tidak kunjung mendapatkan kebahagiaan. 

Problem yang diangkat dalam drama ini bagi saya sangat kompleks, mulai dari diskriminasi terhadap perempuan yang berwajah tidak sesuai dengan standar kecantikan di Korea, kehidupan dunia kantor yang monoton, relasi orangtua dan anak yang problematik, kasus pembunuhan dan penyelewengan kuasa. dan karena pendalaman peran dari setiap pemainnya drama ini bagi saya sangat memukau dan sarat makna.

Awal episode menceritakan kisah hidup Kim Mo Mi, seorang perempuan yang bekerja di salah satu perusahaan memiliki mimpi untuk menjadi penyanyi dan penari. namun karena wajahnya impian itu justru ditertawakan bahkan oleh ibunya sendiri. Tidak menyerah sampai disitu, Kim Mo Mi membuat akun siaran dengan nama "Mask Girl" yang menampilkan dirinya menyanyi dan menari dengan jumlah penonton siarannya cukup banyak karena bentuk tubuhnya yang seksi.

Ketenaran dari Mask Girl tidak berlangsung lama karena perundungan kembali muncul ketika orang-orang mengetahui wajah aslinya. Disini kita akan melihat bagaimana diskriminasi terhadap perempuan yang menjadi korban pelecehan namun setelah melapor ke kantor polisi justru pertanyaan yang muncul dari para polisi itu "benarkah pria ini melecehkanmu?" Hanya karena Kim Mo Mi memiliki wajah buruk. tidak hanya kasus pelecehan, tokoh utama juga mengalami tindak pemerkosaan yang mengharuskan ia membunuh orang tersebut sebagai bentuk perlawanan dan perlindungan diri.

Standar kecantikan di masyarakat membuat banyak perempuan melakukan bedah plastik. Kim Mo Mi salah satunya. Tapi alih-alih dapat hidup normal setelah merubah wajahnya Kim Mo Mi justru menjadi buronan dan kembali dirudung karena melakukan operasi plastik setelah indentitas aslinya sebagai Mask Girl terungkap. yang menjadi kegeraman saya sebagai penonton adalah, tokoh utama perempuan menerima semua tuduhan pembunuhan tanpa menjelaskan bahwa yang ia bunuh adalah pelaku pemerkosaan.

Selain itu, dari drama ini penonton dapat melihat bahwa relasi ibu dan anak adalah ikatan tulus dan suci. seorang ibu rela melakukan apapun untuk anaknya bisa hidup layak dan bahagia meski dengan cara yang berbeda. Ibu pelaku pemerkosaan yang menjadi korban pembunuhan dari mask girl melakukan segala macam upaya untuk membalaskan kematian anaknya. dan kita juga akan disuguhkan tentang bagaimana Kim Mo Mi yang setelah menjadi ibu, juga melakukan berbagai macam cara untuk melindungi anaknya dari percobaan pembunuhan.

Yang juga menarik dari drama ini, penonton akan diperlihatkan bagaimana kehidupan penjara dan bagaimana dampak dari kekuasaan. salah satu tahanan yang kaya raya mendapatkan perlakuan yang sangat berbeda, bahkan para sipir yang bertugas sebagai penjaga tunduk pada perintah tahanan itu. Penggambaran hukum yang tumpul ke atas dan tajam ke bawah dalam drama ini cukup ringan tapi pesannya sampai.

Setelah menyelesaikan episode terakhir saya langsung teringat salah satu catatan di buku (Amba:87) yang pernah saya baca dituliskan disana bahwa: "pembunuhan sudah pasti merupakan konsekuensi kecantikan yang paling ekstrem. Kecantikan bukan jalan menuju bahagia. Ia sekaligus beban dan kutukan. Ia menjunjung dan mengurung" 

Drama yang menarik!

Komentar

Postingan Populer